Di zaman yang semakin dekat dengan hari akhir ini, kita menyaksikan suatu fenomena memprihatinkan yang menimpa kaum muslimin, yaitu sebuah kenyataan bahwa sangat banyak di antara manusia yang mengaku beragama Islam namun tidak memahami hakikat agama Islam yang dianutnya, bahkan tingkah laku keseharian mereka sangatlah jauh dari nilai-nilai Islam itu sendiri. (Redaksi, www.khotbahjumat.com)
Video Khotbah Jumat Renungan Kematian
Khotbah Jumat: Renungan Kematian – Ustadz Abdussalam Busyro, Lc.
Masjid Al-Hasanah (Kompleks Studio RadioMuslim.com), Terban, Yogyakarta – 26 April 2013 Continue reading →
Mengingat Kematian
Kehidupan seseorang di dunia ini dimulai dengan dilahirkan-nya seseorang dari rahim ibunya. Kemudian setelah ia hidup beberapa lama, iapun akan menemui sebuah kenyataan yang tidak bisa dihindari, kenyataan sebuah kematian yang akan menjemputnya. (Redaksi, www.khotbahjumat.com)
Batas Antara Kita dan Mereka Adalah Shalat
Hanya, shalat seperti apakah yang dapat mempererat hubungan komunikasi antara makhluk dan penciptanya? shalat seperti apakah yang dapat memberikan efek yang positif di dalam diri pelakunya, sehingga dapat mencegahnya dari perbuatan keji dan munkar, dan bisa membantunya dalam urusan agama dan dunianya; mendorongnya untuk melaksanakan kewajiban dan menjauhi hal-hal yang diharamkan dan dimakruhkan? apakah itu shalat jasmani tanpa ruh, badan tanpa hati, gerakan tanpa kekhusyukan, bentuk tanpa esensi, kata-kata tanpa makna? Bukan! sama sekali bukan! Tetapi shalat Syar’iyah nabawiyah yang dilaksanakan menurut rambu-rambu Alquran dan sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Redaksi, www.khotbahjumat.com)
Penyakit Hati dan Kiat Terapinya
Hal yang menekankan pentingnya memperhatikan hati adalah bahwa Allah menjadikan hati -sesuai hikmah dan ilmu-Nya sebagai tempat bagi cahaya dan petunjuk-Nya. Hati adalah tempat ilmu pengetahuan. Melalui hati, manusia dapat mengenal Rabbnya. Dengan hati, manusia mengenal nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya. Dengan hati, manusia dapat menghayati ayat-ayat syar’iyah-Nya. (Redaksi www.khotbahjumat.com)





















