Seorang yang berpuasa tidak akan berbuka sekalipun manusia tidak ada yang mengetahuinya karena merasa takut dan merasa diawasi oleh Allah dalam gerak-geriknya. Demikianlah hendaknya kita dalam setiap saat merasa takut dan diawasi oleh Allah di mana pun berada dan kapan pun juga, terlebih ketika kita hanya seorang diri. Apalagi pada zaman kita ini, alat-alat kemaksiatan begitu mudah dikonsumsi, maka ingatlah bahwa itu adalah ujian agar Allah mengetahui siapa di antara hamba-Nya yang takut kepada-Nya. [Redaksi www.khotbahjumat.com]
All posts in Khutbah Jumat Pilihan
Perdukunan? No Way!
Di antara rambu-rambu ikhtiar yang amat disayangkan masih sering dilanggar, termasuk di negeri kita, larangan Islam untuk memanfaatkan ‘jasa’ dukun, paranormal, tukang sihir, dan yang semisalnya.
Banyak di antara anggota masyarakat kita –dengan berbagai strata sosial, beragam latar belakang ideologi, tingkat pendidikan, dan kebutuhan– masih menganggap pergi ke dukun sebagai bentuk ikhtiar yang lazim. Padahal di KTP mereka tertulis bergama Islam. (Redaksi www.khotbahjumat.com)
Waspadai Perbuatan Zina dan Sarananya
Salah satu kaidah yang sangat agung dalam syariat Islam yang mulia ini adalah bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta’ala dan rasul-Nya tidak memerintahkan suatu perbuatan, kecuali di dalam perintah itu terdapat kemaslahatan yang besar. Begitu juga tidak melarang suatu perbuatan, kecuali di dalam perbuatan itu terdapat banyak madharat. [Redaksi KhotbahJumat.com]
Aktualisasi Makna Hijrah
Hijrah merupakan tonggak penting bagi perjalanan Islam dan kaum muslimin. Dengan adanya hijrah, kaum muslimin menemukan posisi strategis untuk mengembangkan dakwah Islam dan menancapkan pondasinya yang kokoh sehingga terwujud negara Islam yang kuat.Redaksi (www.khotbahjumat.com) Continue reading →
Mulia Karena Lisan yang Terjaga
Sesungguhnya lidah (lisan) merupakan salah satu nikmat Allah yang amat besar dan salah satu ciptaan Allah yang menakjubkan. Bentuknya kecil, namun perannya besar dalam ketaatan dan kemaksiatan. Bahkan kekufuran dan keimanan tidak bisa diketahui dengan jelas kecuali dengan persaksian lisan, padahal keduanya merupakan puncak dari ketaatan dan kemaksiatan. [Redaksi khotbahjumat.com]
Syarat Amal Diterima
Kita telah mengetahui, bahwa Allah memerintahkan kepada kita untuk beribadah kepada-Nya, setelah itu Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membalas pahala amal ibadah, sesuai dengan tingkatannya. Namun, kita perlu menyadari, bahwa amal ibadah kita, tidak semua akan diterima. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi. Jika amal seseorang telah memenuhi persayaratan itu, berarti amalnya akan diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan jika kurang, maka akan ditolak.
***






















