Khotbah Jumat: Renungan Kematian – Ustadz Abdussalam Busyro, Lc.
Masjid Al-Hasanah (Kompleks Studio RadioMuslim.com), Terban, Yogyakarta – 26 April 2013 Continue reading →
Khotbah Jumat: Renungan Kematian – Ustadz Abdussalam Busyro, Lc.
Masjid Al-Hasanah (Kompleks Studio RadioMuslim.com), Terban, Yogyakarta – 26 April 2013 Continue reading →
Kehidupan seseorang di dunia ini dimulai dengan dilahirkan-nya seseorang dari rahim ibunya. Kemudian setelah ia hidup beberapa lama, iapun akan menemui sebuah kenyataan yang tidak bisa dihindari, kenyataan sebuah kematian yang akan menjemputnya. (Redaksi, www.khotbahjumat.com)
Hanya, shalat seperti apakah yang dapat mempererat hubungan komunikasi antara makhluk dan penciptanya? shalat seperti apakah yang dapat memberikan efek yang positif di dalam diri pelakunya, sehingga dapat mencegahnya dari perbuatan keji dan munkar, dan bisa membantunya dalam urusan agama dan dunianya; mendorongnya untuk melaksanakan kewajiban dan menjauhi hal-hal yang diharamkan dan dimakruhkan? apakah itu shalat jasmani tanpa ruh, badan tanpa hati, gerakan tanpa kekhusyukan, bentuk tanpa esensi, kata-kata tanpa makna? Bukan! sama sekali bukan! Tetapi shalat Syar’iyah nabawiyah yang dilaksanakan menurut rambu-rambu Alquran dan sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Redaksi, www.khotbahjumat.com)
Salah satu nikmat, amanah, sekaligus ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah hadirnya seorang anak di tengah keluarga kita. Perilaku lucu, cerdik, menggelikan, sekaligus menyenangkan, senantiasa mereka tampilkan. Hal itu membuat suasana keluarga semakin meriah. Hadirnya momongan di tengah keluarga merupakan dambaan pasutri (pasangan suami–istri) atau orang tua. Karena itu dapat kita bayangkan, betapa sepinya keluarga, jika anak tak berada di sisi pasutri. (Redaksi, www.khotbahjumat.com)
Ada sebuah harapan mulia dan cita-cita luhur yang diidam-idamkan oleh setiap suami dan istri. Ada keinginan mendesak yang diharapkan oleh setiap pengantin. Bila harapan, cita-cita dan keinginan itu terwujud maka panji-panji cinta dan bahagia akan berkibar di atas keluarga dan kata-kata kasih dan sayang akan bergema di sudut-sudutnya. Bila tidak, rumah tangga akan tenggelam di dalam lautan gelisah dan nestapa, serta bahteranya akan dihempaskan oleh gelombang keburukan dan permusuhan ke dalam samudera bencana dan malapetaka. (Redaksi, www.khotbahjumat.com).